Judul : Sam I hate you
Author : Jung woo kyung
Genre : Romance
Cast
-
Lee na young / OC
-
Park yoochun
-
Kim jung hee (na young friend)
Fanficku
kali ini sebenaenya bingung mau cari cast yang cocok, tapi gara-gara kdrama i
miss you jadi ingat sama yoochun oppa, dan aku memutuskan untuk meminjam nama
yoochun oppa sebagai cast FF q ini. Mungkin ini agak memaksa ceritanya tapi ya
sudahlah sudah terjadi gini. Oke reader selamat membaca.
*Na young Pov*
Hari ini adalah hari
yang berat untuk ku, aku duduk di halte bus dekat kampus sambil
menghentak-hentakkan kakiku dengan sebal karena kejadian di kelas tadi.
“na young ah” aku
menoleh untuk mencari sumber suara yang memenggilku.
“oh..jung hee ya!!”
jawabku tak semangat, jung hee adalah teman dekatku, kami sudah berteman sejak
di SMA.
“waegeurae?!! Kau tak
bersemangat seperti biasanya?!!”
“aniya!! Gwenchana!!!”
“oh bagaimana tadi? Apa
makalahmu diterima?!!”
“huuuuhhhsss”jawabku
sambil tertunduk lesu
“aaaiiissshhh....kenapa
ditolak lagi?!! Apa yang salah?”
“ahh...molla..molla”
Aku juga heran kenapa
makalahku selalu ditolak, ini sudah ke-3 kalinya makalah yang kubuat dengan
susah payah di tolak begitu saja oleh park seungsaemnim. Ada apa dengan orang
itu?!! Apa dia dendam padaku atau apa?!! Alasannya ada aja, yang kurang isi
lah, tak berbobot lah, kurang detail lah, menurutku sudah benar, penjelasannya
juga sudah cukup detail, apa lagi coba??!!
“aaarrrrgggg”teriakku
frustasi
“ya..ya..ya..young ah
wae? Sudah nanti dicoba lagi, nanti ku bantu, ne!!!”
“jinja?!! Ah....jung
hee ya gumawo!!!”
Setelah seminggu
berkutat dengan makalah baru ku dan menjadi penghuni perpustakaan kampus
akhirnya selesai juga. Hari ini akan kuserahkan dan jika di tolak lagi aku
bersumpah akan kubunuh park seungsaemnim.
Aku mengamati park seungsaemnim
yang sedang membolak balikkan halaman makalahku, ternyata dia tampan juga,
cute!!
“Ahh apa yang sedang ku
pikirkan!! Stop!! Fokus!!” gumamku sambil kugeleng-gelengkan kepalaku.
Hidupnya park
seungsaemnim terlihat sempurna di mataku, namanya park yoochun, umur 27 th, tampan,
jenius, dan anak dari keluarga chaebol, tapi sikapnya yang sedingin es membuat
cacat kesempurnaannya.
“geurae!! Ini sudah
jauh lebih baik dari yang dulu, tapi ada bagian yang tak ku mengerti, di bagian
pembahasan apa cuma seperti ini?!! Ini kalau di perjelas lagi akan jadi
sempurna.” Kata seungsaemnim membuyarkan lamunanku.
“ndeee?!!”
“kau Cuma perlu
menambahkan sedikit di bagian pembahasan, 2 hari lagi serahkan padaku. Sekarang
kau boleh keluar na youngshi!!”
Aku hanya bisa
mendengus kesal dan meninggalkan ruangannya!!
“hah...apa apaan ini??
Memang apa hebatnya dia?!! Dasar!!”
Tiba-tiba pintu ruangan
terbuka, membuatku terlonjak kaget.
“apa kau sedang memaki
ku na youngssi?” ucap park seungsaemnim.
“aaa...nnii...!! geugae
animida seungsaemnim!!” jawabku salah tingkah dan langsung kabur
meninggalkannya.
*na young pov end*
*yoochun pov*
“aaa...nnii...!! geugae
animida seungsaemnim!!” jawabnya gugup dengan wajah yang memerah. setelah na
young berbalik meninggalkanku, aku tersenyum senang dengan tingkahnya itu,
kekeke lucu sekali melihat ekspresinya yang kaget dan malu itu.
Apa na young belum
ingat tentang aku? Kenapa dia mudah sekali melupakan cinta pertamanya!!
Aaaiiissshhhh...na young pabo!!
Dulu waktu kami masih
kecil na young dan aku adalah tetangga dan teman bermain, waktu itu umurku 12
th dan na young 8 th . dia dulu pernah berkata pada ku kalau dia ingin menjadi
istriku, walaupun aku tahu kalau itu hanya ucapan anak kecil yang mungkin na
young sendiri sudah lupa, aku sudah menganggapnya sebagai adikku sendiri. Tapi
6 bulan kemudian keluargaku harus pindah ke luar negeri dan selama 15 th ini
aku tidak pernah bertemu dengannya lagi, sampai akhirnya aku memutuskan untuk
kembali ke korea dan menjadi dosen di disini. Waktu aku pertama kali bertemu na
young di kampus, aku merasa familiar dengan wajah polos itu, wajah yang penuh
semangat. Dan waktu aku mencari tahu tentang dirinya, ternyata benar, dia
adalah lee na young ku dulu. Tapi kenapa dia tidak mengenaliku samasekali? Apa
aku begitu tampannya jadi dia tidak mengenaliku, tapi kan dari dulu aku memang
tampan!! Aku pun sengaja tak memberitahunya karena aku ingin dia mengenaliku
dengan sendirinya. Aku juga sangat suka mengerjainya, tapi untuk masalah
makalahnya tadi memang agak keterlaluan, ini sudah ke-4 kali makalahnya aku
tolak, tapi itu pun untuk kebaikannya juga, karena aku ingin dia lebih bisa
bekerja keras.
Aku sedang
berjalan-jalan di sekitar compleks apartementku, sesaat aku melihat na young
yang sedang duduk sendirian di cafe. Aku menghampiri dan duduk di hadapannya.
Tampak dia sedikit kaget dengan kehadirannku.
“sam?! Apa yang kau
lakukan disini?”
“ani, hanya saja
kebetulann aku melihatmu.”
“kau sendiri sedang apa
di sini sendirian?! Apa rumahmu di sekitar sini?”
“ani, ini tempat
favoritku, aku selalu ke sini setiap ada waktu”
“ah..tapi kenapa aku
tak pernah melihatmu, aku juga sering ke cafe ini.”
“aku sering melihatmu,
tapi sam saja yang tak peka. Apa kau tinggal di compleks apartement ini? ”
“ye!! Kenapa?”
“aniaya!!”
“bisa kau jangan
panggil aku sam, kalau di luar kampus?”
“wae?!!”
“aku bukan seungsaemnim
mu kalau di luar kampus”
“ah...nde ajjushi”
“mwo? Ajjushi?? Apa aku
sudah setua itu”
“lalu sam mau aku
panggil apa?”
“panggil oppa, seperti
panggilanmu dulu kepadaku, urina youngie”
“na youngie?!”
“na young ah apa kau
sudah melupakanku? Apa kau benar-benar lupa sama oppamu?”
“sa...aa..mmm apa
maksudmu?!!”
Aku sudah tak tahan
lagi, aku harus mengatakan semuanya, kalau oppa nya sudah kembali, aku sangat
merindukannya sampai hampir mati tapi na young malah tak ingat denganku, aku
harus mengingatkannya.
“na young ah, nan oppa
ya!! Yoochun oppa!! Kau ingat aku kan? Oppa yang dulu selalu menemanimu
bermain, oppa yang selalu menjagamu, kau ingat?!!”
“yoochun oppa?!
Solma... nae yoochun oppa?!!”
“nde, ini yoochun
oppa!! Bogoshipeo youngie!!” ku genggam tangannya erat untuk lebih
menyakinkannya.
“wwaaeee?! Kenapa tak
pernah mengatakannya padaku lebih awal?!! Kenapa membuatku menunggu begitu
lama?!! Wae oppa?” jawab na young sambil menangis!!
“mianne youngie, aku
ingin kau yang mengenaliku dulu jadi....”
“mana munggkin aku bisa
mengenalimu dengan sikap dingin mu itu, dan oppa selama ini tak memberi kabar
sama sekali, dulu kau hanya meninggalkan surat perpisahan tanpa menemuiku, apa
kau tahu aku selalu menunggumu?! I hate you oppa” na young melepaskan genggaman
tanganku dan berlari keluar cafe sambil terus menangis.
*yoochun pov end*
*author pov*
Yoochun langsung
mengejar na young, dan menarik tangan na young supaya berhenti.
“na young ah mianne,
aku bersalah padamu. Aku akan menebus kesalahanku pada mu.”
“eottokke?”
“aku akan menjagamu
seperti dulu dan kali ini tidak akan meninggalkanmu lagi, oppa janji!!”
“jinjayo?”
“hhhmmm....!!”
“oppa bogoshippeo”
yoochun langsung memeluk na young.
“na young ah saranghae”
“sam, I hate you!!”
tapi na young membalas pelukan yoochun, ucapan na young yang bertolak belakang
dengan tindakannya.
Yoochun hanya tersenyum
mendengar jawaban na young dan mempererat pelukannya.
===============================END================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar