Minggu, 03 Februari 2013

Sam, I hate you


Judul               : Sam I hate you
Author             : Jung woo kyung
Genre              : Romance
Cast                
-        Lee na young / OC
-        Park yoochun
-        Kim jung hee (na young friend)
Fanficku kali ini sebenaenya bingung mau cari cast yang cocok, tapi gara-gara kdrama i miss you jadi ingat sama yoochun oppa, dan aku memutuskan untuk meminjam nama yoochun oppa sebagai cast FF q ini. Mungkin ini agak memaksa ceritanya tapi ya sudahlah sudah terjadi gini. Oke reader selamat membaca.
*Na young Pov*
Hari ini adalah hari yang berat untuk ku, aku duduk di halte bus dekat kampus sambil menghentak-hentakkan kakiku dengan sebal karena kejadian di kelas tadi.
“na young ah” aku menoleh untuk mencari sumber suara yang memenggilku.
“oh..jung hee ya!!” jawabku tak semangat, jung hee adalah teman dekatku, kami sudah berteman sejak di SMA.
“waegeurae?!! Kau tak bersemangat seperti biasanya?!!”
“aniya!! Gwenchana!!!”
“oh bagaimana tadi? Apa makalahmu diterima?!!”
“huuuuhhhsss”jawabku sambil tertunduk lesu
“aaaiiissshhh....kenapa ditolak lagi?!! Apa yang salah?”
“ahh...molla..molla”
Aku juga heran kenapa makalahku selalu ditolak, ini sudah ke-3 kalinya makalah yang kubuat dengan susah payah di tolak begitu saja oleh park seungsaemnim. Ada apa dengan orang itu?!! Apa dia dendam padaku atau apa?!! Alasannya ada aja, yang kurang isi lah, tak berbobot lah, kurang detail lah, menurutku sudah benar, penjelasannya juga sudah cukup detail, apa lagi coba??!!
“aaarrrrgggg”teriakku frustasi
“ya..ya..ya..young ah wae? Sudah nanti dicoba lagi, nanti ku bantu, ne!!!”
“jinja?!! Ah....jung hee ya gumawo!!!”
Setelah seminggu berkutat dengan makalah baru ku dan menjadi penghuni perpustakaan kampus akhirnya selesai juga. Hari ini akan kuserahkan dan jika di tolak lagi aku bersumpah akan kubunuh park seungsaemnim.
Aku mengamati park seungsaemnim yang sedang membolak balikkan halaman makalahku, ternyata dia tampan juga, cute!!
“Ahh apa yang sedang ku pikirkan!! Stop!! Fokus!!” gumamku sambil kugeleng-gelengkan kepalaku.
Hidupnya park seungsaemnim terlihat sempurna di mataku, namanya park yoochun, umur 27 th, tampan, jenius, dan anak dari keluarga chaebol, tapi sikapnya yang sedingin es membuat cacat kesempurnaannya.
“geurae!! Ini sudah jauh lebih baik dari yang dulu, tapi ada bagian yang tak ku mengerti, di bagian pembahasan apa cuma seperti ini?!! Ini kalau di perjelas lagi akan jadi sempurna.” Kata seungsaemnim membuyarkan lamunanku.
“ndeee?!!”
“kau Cuma perlu menambahkan sedikit di bagian pembahasan, 2 hari lagi serahkan padaku. Sekarang kau boleh keluar na youngshi!!”
Aku hanya bisa mendengus kesal dan meninggalkan ruangannya!!
“hah...apa apaan ini?? Memang apa hebatnya dia?!! Dasar!!”
Tiba-tiba pintu ruangan terbuka, membuatku terlonjak kaget.
“apa kau sedang memaki ku na youngssi?” ucap park seungsaemnim.
“aaa...nnii...!! geugae animida seungsaemnim!!” jawabku salah tingkah dan langsung kabur meninggalkannya.
*na young pov end*
*yoochun pov*
“aaa...nnii...!! geugae animida seungsaemnim!!” jawabnya gugup dengan wajah yang memerah. setelah na young berbalik meninggalkanku, aku tersenyum senang dengan tingkahnya itu, kekeke lucu sekali melihat ekspresinya yang kaget dan malu itu.
Apa na young belum ingat tentang aku? Kenapa dia mudah sekali melupakan cinta pertamanya!! Aaaiiissshhhh...na young pabo!!
Dulu waktu kami masih kecil na young dan aku adalah tetangga dan teman bermain, waktu itu umurku 12 th dan na young 8 th . dia dulu pernah berkata pada ku kalau dia ingin menjadi istriku, walaupun aku tahu kalau itu hanya ucapan anak kecil yang mungkin na young sendiri sudah lupa, aku sudah menganggapnya sebagai adikku sendiri. Tapi 6 bulan kemudian keluargaku harus pindah ke luar negeri dan selama 15 th ini aku tidak pernah bertemu dengannya lagi, sampai akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke korea dan menjadi dosen di disini. Waktu aku pertama kali bertemu na young di kampus, aku merasa familiar dengan wajah polos itu, wajah yang penuh semangat. Dan waktu aku mencari tahu tentang dirinya, ternyata benar, dia adalah lee na young ku dulu. Tapi kenapa dia tidak mengenaliku samasekali? Apa aku begitu tampannya jadi dia tidak mengenaliku, tapi kan dari dulu aku memang tampan!! Aku pun sengaja tak memberitahunya karena aku ingin dia mengenaliku dengan sendirinya. Aku juga sangat suka mengerjainya, tapi untuk masalah makalahnya tadi memang agak keterlaluan, ini sudah ke-4 kali makalahnya aku tolak, tapi itu pun untuk kebaikannya juga, karena aku ingin dia lebih bisa bekerja keras.
Aku sedang berjalan-jalan di sekitar compleks apartementku, sesaat aku melihat na young yang sedang duduk sendirian di cafe. Aku menghampiri dan duduk di hadapannya. Tampak dia sedikit kaget dengan kehadirannku.
“sam?! Apa yang kau lakukan disini?”
“ani, hanya saja kebetulann aku melihatmu.”
“kau sendiri sedang apa di sini sendirian?! Apa rumahmu di sekitar sini?”
“ani, ini tempat favoritku, aku selalu ke sini setiap ada waktu”
“ah..tapi kenapa aku tak pernah melihatmu, aku juga sering ke cafe ini.”
“aku sering melihatmu, tapi sam saja yang tak peka. Apa kau tinggal di compleks apartement ini? ”
“ye!! Kenapa?”
“aniaya!!”
“bisa kau jangan panggil aku sam, kalau di luar kampus?”
“wae?!!”
“aku bukan seungsaemnim mu kalau di luar kampus”
“ah...nde ajjushi”
“mwo? Ajjushi?? Apa aku sudah setua itu”
“lalu sam mau aku panggil apa?”
“panggil oppa, seperti panggilanmu dulu kepadaku, urina youngie”
“na youngie?!”
“na young ah apa kau sudah melupakanku? Apa kau benar-benar lupa sama oppamu?”
“sa...aa..mmm apa maksudmu?!!”
Aku sudah tak tahan lagi, aku harus mengatakan semuanya, kalau oppa nya sudah kembali, aku sangat merindukannya sampai hampir mati tapi na young malah tak ingat denganku, aku harus mengingatkannya.
“na young ah, nan oppa ya!! Yoochun oppa!! Kau ingat aku kan? Oppa yang dulu selalu menemanimu bermain, oppa yang selalu menjagamu, kau ingat?!!”
“yoochun oppa?! Solma... nae yoochun oppa?!!”
“nde, ini yoochun oppa!! Bogoshipeo youngie!!” ku genggam tangannya erat untuk lebih menyakinkannya.
“wwaaeee?! Kenapa tak pernah mengatakannya padaku lebih awal?!! Kenapa membuatku menunggu begitu lama?!! Wae oppa?” jawab na young sambil menangis!!
“mianne youngie, aku ingin kau yang mengenaliku dulu jadi....”
“mana munggkin aku bisa mengenalimu dengan sikap dingin mu itu, dan oppa selama ini tak memberi kabar sama sekali, dulu kau hanya meninggalkan surat perpisahan tanpa menemuiku, apa kau tahu aku selalu menunggumu?! I hate you oppa” na young melepaskan genggaman tanganku dan berlari keluar cafe sambil terus menangis.
*yoochun pov end*
*author pov*
Yoochun langsung mengejar na young, dan menarik tangan na young supaya  berhenti.
“na young ah mianne, aku bersalah padamu. Aku akan menebus kesalahanku pada mu.”
“eottokke?”
“aku akan menjagamu seperti dulu dan kali ini tidak akan meninggalkanmu lagi, oppa janji!!”
“jinjayo?”
“hhhmmm....!!”
“oppa bogoshippeo” yoochun langsung memeluk na young.
“na young ah saranghae”
“sam, I hate you!!” tapi na young membalas pelukan yoochun, ucapan na young yang bertolak belakang dengan tindakannya.
Yoochun hanya tersenyum mendengar jawaban na young dan mempererat pelukannya.
===============================END================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar